Welcome to IRISPHOTO

29 11 2009

flamiing-new-logo

Welcome to IRISPHOTO

IRISPHOTO specializes in Wedding photography, typically for use Prewedding, Wedding invitation design, Wedding Web Blog, Wedding Documentation, Wedding Book.

IRISPHOTO is the best sollution for your photography bussines. Pretentiously to smart prize and good quality, we’re ready to invent that your imagine photo.

| Pre Wedding. | Wedding | Photo | Video | Web |

Moment to Remember





10 Sumber Kekacauan Foto Pernikahan

29 01 2009

10 Sumber Kekacauan Foto Pernikahan

Setelah berbulan-bulan merancang dengan saksama dan detail segala persiapan pernikahan seperti, gaun, lokasi, daftar undangan, dan lain lainnya, pusing tujuh keliling pun tak bisa dihindarkan. Tapi, itu bukan alasan Anda boleh melonggarkan pengawasan terhadap urusan lain yang tak kalah penting yaitu kesempatan untuk mengabadikan hari bahagia Anda lewat wedding photography.

Memilih yang terbaik tentu pantas Anda lakukan, mengingat kenangannya akan Anda bawa seumur hidup. Karena tanpa disadari oleh banyak calon mempelai, ada 10 hal yang bisa membuat foto-foto pernikahan mereka yang seharusnya bisa sempurna berubah kacau dan (sebaiknya) layak dilupakan. Anda pasti tak mau menghadapi risiko semacam ini kan?

1. Tak jeli memilih fotografer
Sebelum memutuskan siapa fotografer yang beruntung mengabadikan mempelai cantik seperti Anda, manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk bukan hanya melihat-lihat, tapi juga mengamati portfolio mereka. Jika fotografer tanpa pengalaman dan keahlian yang baik yang Anda pilih untuk menghemat dana, bersiap-siaplah menanggung risikonya. Jika vendor foto yang sedang Anda incar tak bersedia memberi keleluasaan untuk memilih fotografer yang Anda yakini kemampuannya, jangan ragu untuk angkat kaki dan mencari lagi.

2. Kurang kesempatan untuk bertukar pikiran
Anda pasti tahu, segala sesuatu yang direncanakan dengan baik tentu akan menghasilkan sesuatu yang jauuuuh lebih baik juga. Untuk itu, usahakan menyediakan waktu untuk bertukar pikiran dengan fotografer yang Anda pilih. Jangan ragu mengungkapkan apa pun yang Anda harapkan dari dia. Satu minggu sebelum Hari H, ingatkan kembali si fotografer tentang rencana yang sudah dibicarakan sebelumnya. Jika Anda punya permintaan yang lebih spesifik, ide-ide lain untuk diwujudkan, atau hal-hal apa yang justru jangan sampai masuk ke dalam foto-foto perkwainan Anda, ungkapkan saja. Penting karena ada beberapa tempat ibadah yang memiliki area yang tak boleh difoto. You don’t want any unwelcome surprises right?

3. Tak ada photo “wish list”
Pernah punya mimpi berfoto romantis dia atas bukit, di tengah ladang/persawahan? Atau di tengah hiruk pikuk lalu lintas kota besar? Tunjukkan gambar-gambar yang ada di majalah, foto-foto lama, atau gambar visual lain yang bisa membantu si fotografer untuk menangkap dan menerjemahkan harapan Anda. Nah, sejak Anda mengungkapkan apa yang Anda inginkan, maka si fotografer berkewajiban mengabulkan harapan Anda.

4. Hanya mengabadikan pose atau acara tertentu

Setiap album foto perkawinan pasti memiliki foto-foto dengan pose formal atau acara-acara resmi dari sebuah pesta pernikahan. Tapi Anda tak harus berhenti dan menyamakan foto-foto perkawinan Anda dengan milik mempelai lain. Miliki foto-foto saat Anda dan si dia melakukan aktivitas santai seperti berdansa, ngobrol dengan tamu-tamu undangan, atau sekadar bertukar pandang dengan si dia di pelaminan. Momen-momen santai dan sederhana, tapi tak kalah berartinya.

5. Waktu yang kurang tepat
Matahari bersinar cerah, langit biru memukau mata. Anda mungkin berpikir ini saat yang tepat untuk berfoto. Mmm, tolong dipikir lagi. Matahari yang bersinar terik menciptakan bayangan yang keras dan tajam pada wajah. Dan ini, akan menghasilkan foto yang buruk. Bersabarlah hingga matahari sore muncul.

6. Tampil berkeringat dan berminyak di foto
Siapa pun tahu, berdiri berdampingan cukup lama dengan mengenakan busana pengantin akan meningkatkan temperatur badan. Tapi jangan sampai kulit wajah berminyak plus keringat (terutama di area ketiak) memorakporandakan penampilan istimewa Anda. Sediakan bala bantuan berupa bedak, deodoran, dan handuk kecil sebagai penyelamat penampilan Anda.

7. Banyak rencana, sedikit waktu
Butuh banyak waktu untuk mengabadikan foto seluruh anggota keluarga, tiba di beberapa lokasi foto berbeda dan mendapatkan foto-foto terbaik Anda dan pasangan. Permudah hidup Anda dan berbaik hatilah pada fotografer Anda dengan memberinya cukup waktu.Atur agar foto-foto keluarga didahulukan. Mulai dengan anak-anak kecil dan orang-orang tua. Berikutnya, berfoto dengan para keluarga dan teman. Terakhir (saat para tamu sudah mulai lebih berkonstrasi pada menu prasmanan di meja), sediakan waktu untuk Anda dan suami tercinta berfoto berdua. After all, it is your day!

8. Salah posisi, salah pose
Setelah beberapa foto, mungkin para tamu, Anda dan si dia mulai mati gaya . Pada momen-momen berbahaya seperti inilah penting bahwa fotografer bisa menjaga suasana agar tetap hidup, membuat Anda dan para tamu tetap fokus, fotogenik, dan di atas segalanya, tetap nyaman.

9. Kehilangan momen-momen kecil nan spesial
Ada beberapa prosesi dalam sebuah pesta pernikahan seperti ciuman pertama si pengantin, dansa pertama antara si mempelai perempuan dengan ayahnya, pemotongan kue, dan pelemparan buket bunga. Tapi, seringkali momen-momen sederhana (tapi tak kalah mengharukan) seperti senyum malu-malu si gadis cilik pembawa bunga, air mata bahagia dari sahabat, dan bahkan kerling mesra si dia terlupakan.

10. Berhenti memotret justru di jam yang tepat
Banyak pasangan pengantin memutuskan bahwa pukul 21.00 adalah saat yang pas untuk mengakhiri acara. Begitu juga dengan aktivitas potret-memotret. Cobalah menjadi pengantin yang berbeda karena justru di jam-jam setelah pukul 21.00, momen-momen istimewa muncul tak terduga. So, keep shooting!

(Fannya G. Alamanda)

http://weddingku.com





Ide Unik Melamar Si Dia

5 01 2009
You are my world… my life… the one I want to wake up to every morning to for as long as I live.
You’ve given me peace, happiness and reason…
“Will you marry me?”
Alangkah indahnya, jika jalan menuju pernikahan diawali dengan momen melamar si dia dengan cara yang orisinil dan pastinya akan diingat seumur hidupnya. Jangan mati gaya hanya melakukannya di restoran, ruang tamunya, atau dalam mobil saja. Waktunya pun tidak terbatas pada hari jadi pacaran, hari ulang tahun atau hari bersejarah lainnya. Dengan sedikit kreatifitas dan tentunya perencanaan yang matang, Anda dapat melakukannya dengan berbagai cara yang berbeda. Si dia pasti akan mengagumi usaha Anda dan ceritanya pasti akan cepat tersebar ke orang tua, teman-teman, sahabatnya, dan siapa tahu, ke anak cucu Anda kelak.

Kali ini Weddingku.com akan memberikan beberapa ide yang menarik. Tentunya, bila ingin digunakan, sesuaikan dengan kondisi dan keadaan yang ada. Pertimbangkan; apakah si dia tipe pemalu atau malah senang menjadi perhatian umum? Apakah si dia senang sesuatu yang kreatif atau yang konvensional? Satu lagi dan yang paling penting, sudah siapkah cincin yang ingin diberikan padanya?

1. Bila si dia senang dengan perhatian umum, Anda dapat berkreasi dengan mudah. Anda bisa memilih tempat umum atau acara yang disaksikan umum di mana saja untuk ucapkan kata-kata ampuh “will you marry me?” Sebagai contoh, ketika Anda berdua sedang jalan-jalan ke pusat perbelanjaan, ungkapkan betapa berartinya dia buat diri Anda. Lalu, Anda pura-pura akan jatuh pingsan dan bersandar ke tubuhnya. Ketika Anda jatuh, dan dia mulai panik, bukalah mata Anda lalu ungkapkan,” Will You marry me?” Si dia tentu akan merasa sebal tapi pasti akan terharu dengan gaya Anda ini.

2. Dalam sebuah acara di pusat perbelanjaan, Anda bisa bekerjasama dengan pengisi acara. Ungkapkan maksud Anda pada pengisi acara lengkap dengan rencana Anda. Usahakan pasangan Anda tidak mengetahuinya. Anda berdua seolah-olah menjadi pengunjung yang beruntung mendapatkan hadiah dan diminta ke atas panggung. Ketika pengisi acara memberikan kesempatan untuk bicara, ajukan lamaran Anda sambil bersimpuh dan memberikan cincin padanya. Dia pasti akan kehabisan kata-kata untuk menjawabnya.

3. Jika biaya tidak menjadi halangan buat Anda, sewalah satu ruangan bioskop untuk teman-teman dan kerabat Anda. Anda berdua sengaja datang terlambat. Di tengah-tengah pemutaran, film berhenti lalu melalui pengeras suara, seseorang mengajukan lamaran Anda untuk si dia. Pegang tangannya dan memperlihatkan cincin tunangan padanya. Airmata haru pasti menetes dari matanya.

4. Ajak si dia bersama-sama orang tua atau teman dekatnya pergi ke luar kota dengan menggunakan pesawat terbang. Setelah pesawat tinggal landas, seorang pramugari (yang telah Anda mintai tolong) mengajukan lamaran Anda pada kekasih Anda. Yang Anda perlu lakukan, tatap matanya lalu rogoh saku Anda, ambillah cincin yang telah Anda siapkan lalu perlihatkan padanya. Tunggu jawaban darinya, itupun jika kerongkongannya tidak tercekat karena haru.

5. Seperti pemotretan pre-wedding, lokasi yang unik juga dapat menambah nilai makna momen lamaran. Lokasi seperti gedung-gedung bersejarah, gedung-gedung tertinggi, landmark kota atau pantai terindah di tempat liburan dapat menjadi tempat melamar yang tak akan terlupakan bagi si dia. Berlututlah di mana saja di tempat ini dan lamarlah si dia menjadi pendamping hidup setia Anda.

6. Bila Anda berdua senang bertualang di alam bebas, prosesnya dapat Anda lakukan di atas gunung atau di mana saja tempat Anda camping pada saat Anda berada tepat di hadapan matahari terbit atau di bawah kerlap kerlip sinar bintang. Ungkapkan puisi karangan Anda atau sekedar ungkapkan betapa berarti dirinya bagi Anda. Di penghujung ungkapan hati Anda, berlututlah sambil memberikan cincin yang telah Anda siapkan. Mudah-mudahan cuaca mendukung niat suci Anda.

7. Katakan padanya Anda membawa hadiah dari luar kota. Anda mau dia menghampiri Anda di mobil. Ajak dia jalan-jalan sebentar lalu duduk di bangku taman atau sekedar di teras rumahnya. Kotak kecil tempat cincin, sudah Anda bungkus dengan puluhan kertas kado hingga terlihat besar. Hingga robekan bungkus kado terakhir, tanyakan padanya,” Will You marry me?” Dia pasti baru tersadar kalau Anda sedang melamarnya.

8. Reservasi sebuah kamar di sebuah hotel dengan pemandangan terbaik di kota Anda. Hiasi kamar dengan cahaya lilin dan kuntum-kuntum bunga mawar. Setelah makan malam, ajaklah si dia untuk ‘menjemput teman’ dari luar kota (ini hanya karangan saja) di hotel ini. Pura-puralah Anda memberi tahu ‘teman Anda’ kalau sudah tiba dan beri kesan Anda disuruh masuk ke dalam dengan mengambil kunci di resepsionis. Ajaklah dia ke kamar ‘teman Anda’, biarkan dia menikmati indahnya kamar dan pemandangan. Ajak dia untuk berdansa dengan lagu favorit Anda berdua lalu ajak dia ke teras kamar dan lamarlah si dia.

9. Sewa kapal untuk memancing di tengah laut. Lempar pancingan (dengan cincin di ujungnya) lalu mintalah si dia untuk memegang pancingan Anda. Setelah beberapa saat minta dia untuk menarik pancingan dengan alasan umpannya mau ditambah lagi. Minta dia untuk memegang ujung pancingan. Buat dia tersadar kalau sedang memegang cincin yang ditujukan untuk melamarnya.

10. Lupakan makan malam romantis. Bagaimana dengan mengajak si dia untuk makan siang di waktu kerja? Di tengah-tengah makan siang Anda, balik ke mobil untuk mengambil bouquet bunga kesayangannya, simpan cincin di kantong Anda lalu lamarlah dia. Pasti tak terduga!

11. Anda juga dapat melamarnya di bawah permukaan laut alias sambil menyelam. Minta bantuan teman untuk menyembunyikan cincin tunangan di salah satu karang yang mudah ditemukan. Ajak si dia untuk menyelam bersama Anda lalu mintalah dia agar menyelam ke tempat Anda menyimpan cincin. Setelah dia menemukan cincin tersebut, tunjukan tulisan “will you marry me?” lalu masukan cincin ke jarinya.

12. Ajak si dia makan malam dalam perjalanan dengan kapal pesiar. Setelah makan malam usai, ajak dia ke geladak kapal dan disaksikan ratusan juta bintang di langit berlututlah dan mintalah ia menikah dengan Anda.

13. Buatlah acara melamar dirinya dengan gaya klasik: melamar ketika piknik di kebun. Buatlah kesan ini piknik biasa, kecuali keranjang tertutup tempat Anda menyimpan bouquet bunga kesayangannya dan sekotak coklat yang di dalamnya tersimpan cincin untuknya. Setelah menggelar tempat untuk duduk, mintalah dia untuk duduk manis di atasnya lalu mulailah Anda mengungkapkan isi hati Anda. Berikan padanya kotak coklat yang telah dipersiapkan lalu buket bunga dan ajukan pertanyaan “will you marry me?” Pasti piknik tersebut menjadi piknik terindah dalam hidupnya.

14. Tepi pantai adalah tempat yang sempurna untuk melamar si dia. Sebelumnya di rumah Anda sudah menyiapkan sebuah cincin yang direkatkan dalam kerang yang telah Anda buka dan direkatkan kembali. Bawa serta saat Anda mengajak pasangan Anda untuk berjalan menyisir pantai. Berpura-puralah mencari kerang yang lucu untuk dikoleksi. Begitu Anda ‘menemukan’ kerang Anda di bawah pasir, mintalah si dia untuk membukanya. Setelah ia melihat cincin di dalamnya, tanyakan apakah ia bersedia menerima Anda sebagai suaminya.

15. Masih bertempat di tepi pantai, sebelum mengajaknya, buatlah tulisan “Will You marry me?” di atas hamparan pasir (dapat juga meminta bantuan teman). Setelah tiba di pantai, ajak si dia berjalan-jalan sedikit sampai ke tempat Anda membuat tulisan tersebut. Buat dia tersadar akan ‘pertanyaan’ Anda. Tanyakan, apakah jawabannya ‘iya’.

16. Setelah makan malam, ajak si dia menuju mobil Anda. Bukakan pintu untuknya, biarkan dia duduk di bangku penumpang. Ketika dia menyangka Anda akan menutup pintunya, berlututlah di sampingnya lalu mintalah ia menjadi pendamping Anda dalam kehidupan Anda selanjutnya. Dia pasti tidak akan menyangka akan dilamar Anda di lapangan parkir.

17. Belikan dia binatang peliharaan yang dapat menjadi binatang peliharaan kesayangannya, anjing atau kucing. Ikatkan cincin untuk melamarnya di kalung anjing atau kucing tadi. Antar ke rumahnya. Biarkan dia melihat Anda membawa hadiah untuknya. Tanyakan ,”apakah kau bersedia menerima kami berdua menjadi pendampingmu?”

18. Ajak si dia ke rumah/ apartemen baru ‘Anda berdua’ nantinya. Rumah yang sudah dihiasi dalamnya dengan cahaya lilin dan ratusan karangan bunga mawar sebelumnya dapat menjadi tempat melamar yang sempurna. Tutup matanya hingga depan pintu rumah/ apartemen Anda. Tuntunlah dia masuk, buka tutup matanya, lalu berlututlah di tengah ruangan dan lamarlah dia menjadi pendamping hidup Anda.

19. Ajak dia ke salah satu mercusuar yang ada di sekitar tempat Anda. Mintalah penjaga mercusuar untuk memberikan kesempatan untuk melamar kekasih Anda di puncak mercusuar pada malam hari. Setelah tiba di atas, lamarlah dia menjadi istri Anda. Momen ini pasti sangat indah bila langit cerah dan bintang-bintang menjadi saksi bisunya.

20. Buatlah rekaman video ‘pengakuan’ tentang hubungan Anda, arti penting dirinya dan pertanyaan pamungkas Anda di dalam VCD. Bungkus dalam kertas kado seperti layaknya hadiah. Ketika Anda memberikannya padanya, selipkan pesan untuk menelfon Anda pada saat ia ingin melihatnya. Selama dia menontonnya, jangan putus hubungan telfon. Tanyakan jawabannya pada saat itu juga.

21. Permainan tebak kata juga dapat menjadi ajang melamar yang unik. Mintalah si dia bermain bersama teman-teman Anda dalam satu acara gathering. Ketika Anda yang mendapat giliran, dengan gerakan berlutut sambil mengeluarkan cincin pertunangan lalu tujukan padanya. Anda mengeluarkan gerakan yang pasti mudah ditebak. “Will you marry me?”

(Fitri Harini)

Sumber : http://weddingku.com





Ayo Prewedding Photo

4 01 2009
Prewedding Adi n Relima

Prewedding Adi n Relima

Di Indonesia, prewedding photo merupakan trend yang tampaknya telah membudaya. Kumpulan foto-foto ini biasanya dipajang pengantin sepanjang di beberapa titik di tempat resepsi pernikahan. Padahal di luar negeri, istilah prewedding photo justru tidak dikenal. Bagi anda & pasangan yang akan melakukan prewedding photo, perhatikan tips-tips di bawah ini :

  • Sebaiknya pilih konsep natural, bukan gaya yang aneh-aneh. Karena yang lebih utama disini adalah interaksi yang harmonis antara anda berdua.
  • Jangan terlalu ambil pusing tentang tema, kostum, & hair-do. Jangan terlalu strict dengan hal-hal tertentu yang justru membuat anda bingung. Misalnya : jika anda memilih lokasi seperti chinatown, bukan berarti anda juga harus berkostum dengan style gaun Cina. Di area tersebut, anda tetap bisa memilih gaya pakaian casual.
  • Kostum yang bisa dipilih : casual, tradisional, & formal.
  • Memakai riasan yang soft, bukan riasan seperti memakai topeng. Jika pose diambil dalam banyak shoot, sesekali perlu touch-up agar muka tidak tampak berminyak & bibir tidak tampak kering. Si laki-laki pun perlu diberi bedak tipis-tipis.
  • Agar anda berdua tampak fotogenic, berposelah tulus serta lepas hingga anda merasa nyaman. Dalam proses pengambilan shot, anda berdua bahkan bisa saling bercerita, melempar jokes, ataupun mungkin berkomunikasi yang menunjukkan rasa sayang. Yang penting, jangan stress, kaku, & tegang ! Niscaya semua foto anda akan terlihat indah.

Sumber : http://weddingku.com

Advice by Darwis Triadi





Tips Memilih ” Prewedding & Wedding Photo “

3 01 2009

Singapore Romance

Singapore Romance

Wedding Puguh

Wedding Puguh

Mengabadikan saat-saat penuh bahagia untuk foto prewedding dan di hari pernikahan pastilah menjadi bagian tak terpisah dari rangkaian acara di hari istimewa Anda. Setiap momen penuh arti diabadikan dalam bentuk video maupun foto. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa fotografi sebagai salah satu media mengabadikan kebahagian, berikut adalah tips yang mudah-mudahan bisa menjadi pengetahuan tambahan mengenai fotografi bagi Anda.

1. Paket dengan harga mahal bukan jaminan bahwa Anda akan mendapat kualitas baik. Kualitas karya fotografi tidak melulu dikaitkan dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan, kok. Jika Anda bijak memilih, syukur-syukur kalau Anda juga mengetahui setidaknya sedikit hal dasar mengenai fotografi Anda akan lebih jeli mencari studio atau fotografer yang tidak membuat budget pernikahan Anda di luar batas.

2. Paket yang murah. Hei, seorang teman yang menyukai fotografi mengatakan bahwa fotografi bukan produk generik. Jadi Anda jangan langsung memilih produk dengan harga sangat murah dan di bawah rata-rata tanpa mempedulikan kualitasnya. Adalah benar bahwa yang mahal belum tentu menawarkan kualitas terbaik, namun jangan jadi langsung asal pilih yang paling murah. Perhatikan betul kualitasnya jika harga yang ditawarkan ternyata di bawah rata-rata.

3. Foto Studio. Jika Anda memilih untuk berfoto di studio foto yang memiliki lebih dari satu fotografer, pastikan Anda mengetahui benar hasil karyanya. Anda dapat memilih dan menentukan fotografer mana yang ingin Anda ajak bekerja sama. Sebelum hari pemotretan tiba, sempatkan bertemu dulu dengan sang fotografer. Foto Anda selain akan menjadi bagian dari dokumentasi juga akan menjadi karya seni, karenanya chemistry dan kesepahaman antara Anda, pasangan, dan sang fotografer harus dibangun dulu sebelum pemotretan dilakukan. Ini juga berguna untuk mengetahui gaya yang sesuai untuk Anda dan pasangan.

4. Olah Digital. Jika Olah Digital menjadi pilihan Anda, tips berikut ini perlu Anda simak. Pastikan bahwa sang fotografer akan menangani langsung foto Anda tersebut. Hampir tak mungkin mendapatkan hasil Olah Digital yang cantik kecuali sang fotografer menanganinya sendiri. Dengan teknologi digital yang sekarang banyak diterapkan dalam dunia fotografi, pastikan juga bahwa Anda menyetujui rentang warna pada foto Anda. Detail pada area yang paling ingin ditonjolkan, dan shadow pada latar belakang sangat perlu diperhatikan dengan detail sebelum Anda menyetujui untuk mencetak foto tersebut.

5. Kontrak. Jika Anda membuat perjanjian mengenai foto, misalnya jumlah foto yang akan Anda terima, apakah Anda juga akan mendapatkan foto Anda dalam bentuk CD atau tidak, jangan hanya menaruh kepercayaan pada ucapan saja. Pastikan bahwa Anda dan pasngan membuat perjanjian tertulis dengan studio atau fotografer perorangan yang akan mengabadikan kenangan Anda dan pasangan. Bentuk perjanjian tertulis paling sederhana adalah bukti pembayaran dengan rincian produk dan layanan yang akan Anda terima sebagai konsumen mereka.

(sumber : http://indonesia-tourism.com)





Tips Pelaksanaan Foto Pre wedding

2 01 2009
Romantic Night

Romantic Night

Beberapa tips yang sekira nya berguna bagi pasangan yang akan melakukan foto pre-wedding

1. Waktu pemotretan
Usahakan melakukan foto pre-wedding(pre wedding photo) jauh-jauh hari sebelum hari H pernikahan. Sebaiknya 2 bulan sebelum nya. Berikan waktu yang cukup bagi fotografer untuk melakukan post processing foto sehingga diperoleh hasil yang maksimal. Jadi.. jangan lah melakukan foto pre wedding secara mendadak.
2. Cuaca
Usahakan untuk menghindari musim hujan dalam melakukan foto wedding. Tapi meskipun hujan tak terhindari, tetap lah semangat, karena foto malah terlihat bagus karena hujan bisa memberikan efek dramatis, tapi tentu nya butuh pengorbanan yang extra, baik dari pasangan maupun dari fotografer karena pemotretan dalam kondisi hujan/basah.
3. Komunikasikan tema/konsep foto
Diskusikan tema/konsep foto wedding dengan fotografer anda, sehingga antara fotografer dan keinginan anda sejalan. Kalau anda punya ide-ide, serta keinginan tentang foto anda, sampaikanlah kepada fotografer anda. Komunikasi antara pasangan dan fotografer sangat penting.
4. Jagalah kondisi kesehatan sebelum dan selama pemotretan
Menjaga kondisi tubuh sangat penting. Bisa dilakukan dengan makan dan istirahat secukupnya. Jangan sama sekali begadang, karena keesokan hari nya, pasangan calon pengantin harus bangun pagi hari untuk melakukan make up.
Selama pemotretan, untuk menjaga kondisi tubuh supaya tetap segar, berbekal lah air putih dalam kemasan. Ini akan sangat membantu anda, apalagi kita berada di daerah tropis, tentunya harus menjaga kondisi cairan tubuh kita.

5. Hanya ada anda dan pasangan anda
Dalam proses pemotretan pre-wedding, sering kali pasangan menjadi agak risih dan kaku. Hal ini wajar, karena kebanyak pasangan foto pre-wedding(foto pernikahan) bukanlah model. Terutama kalau pemotretan dilakukan secara outdoor, kemungkinan ada orang lain yang menonton, sehingga pasangan menjadi grogi, salah tingkah, dan sebagainya. Ujung-ujung nya, pose akan jadi kaku, dan pada hasil foto, pasangan terlihat tegang.
Cara mengatasi nya adalah, coba lah untuk bersikap santai.. relax.. ngobrol2 dengan pasangan.. becanda dengan fotografer.. anggap tidak ada orang lain di lokasi pemotretan, sehingga suasana menjadi lebih santai.

6. Jagalah selalu mood anda
Mood. Hal ini sangat penting dalam proses pemotretan. Aura mood anda akan terpancar dalam hasil foto pernikahan. Kalau anda dan pasangan anda merasa capek, malas, maka ekspresi yang dihasilkan di foto akan kelihatan. Kalau anda dalam kondisi marah-marah, juga akan tertangkap oleh kamera. Jadi, jagalah mood anda selalu dalam suasana yang bahagia dan gembira. Singkat nya.. Have Fun! Karena foto pre-wedding seharus nya merupakan foto yang anda lakukan sekali saja dalam hidup anda.